Suara.com - Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa menyempatkan minum teh di sela-sela rutinitas yang padat bisa meningkatkan kreativitas seseorang dan menciptakan suasana hati menjadi lebih baik.
Peneliti utama studi ini, Suzanne Einother menyebutkan bahwa kandungan kafein dan zat theanine-lah yang bisa memicu perasaan rileks dalam tubuh.
Ia juga mengakui bahwa aroma wangi yang dihasilkan pada teh hangat bisa memicu hormon dalam tubuh untuk menciptakan ketenangan.
Untuk mendapatkan temuannya ini, Suzanne melibatkan 150 pekerja di suatu perusahaan di Belanda. Ia pun membaginya dalam dua kelompok untuk menguji hipotesisnya.
Kelompok pertama diminta membuat secangkir teh panas, dicampur susu dan gula, lalu meminumnya. Sedangkan kelompok lainnya diberi minuman manis, dan segelas air putih.
Kemudian peneliti menganalisis suasana hati para responden dan kreativitas mereka dalam memecahkan masalah melalui berbagai permainan yang menstimulasi kerja otak.
Hasil menunjukkan bahwa para pekerja yang minum teh lebih bersemangat untuk mengikuti tes dan sederet permainan yang diberikan peneliti. Mereka juga merespon lebih cepat ketika menghadapi masalah yang sulit.
Tak hanya itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kebiasaan minum teh empat kali sehari selama enam bulan dapat menekan produksi hormon kortisol. Hormon ini diketahui dapat memicu stres. Dan dengan mengonsumsi teh di sela-sela kesibukan Anda yang padat dapat membantu menciptakan suasana hati yang lebih baik dan pikiran yang lebih cemerlang. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh