Suara.com - Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh, banyak orang mengonsumsi suplemen. Padahal, buah dan sayuran juga kaya akan nutrisi.
Dokter Maya Surjadjaja, MS yang juag seorang pakar gizi mengatakan, nutrisi paling baik dapat ditemukan pada buah dan sayuran segar. Sayangya, anjuran mengonsumsinya dianggap sukar dilakukan.
Untuk memenuhi kebutuhan serat 30 gram sehari, kata Maya, seseorang harus mengonsumsi apel setidaknya 9 buah. Oleh karenanya, suplemen dianggap lebih praktis memenuhi kebutuhan serat dan nutrisi.
"Bagi masyarakat masa kini terlebih yang tinggal di perkotaan, akan merepotkan jika harus mengonsumsi 9 buah apel, belum memenuhi nutrisi lain yang juga dibutuhkan. Kalau suplemen kan lebih praktis dan kandungannya lengkap," ujar dokter Maya pada "Peluncuran suplemen H2: Health & Happiness oleh Kalbe" di Jakarta, Rabu, 28/1/2015.
Lebih lanjut dokter Maya mengingatkan, meski suplemen dijual bebas di pasaran akan lebih baik jika mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter. Pasalnya, konsumsi suplemen dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan dampak serius bagi kesehatan.
"Karena dokter yang tahu kondisi kesehatan pasiennya, dan suplemen apa yang sesuai dengan usia dan jenis kelamin pasien. Nggak bisa sembarangan sebenarnya," imbuhnya.
Meski demikian, asupan nutrisi melalui buah dan sayur harus tetap dilakukan meski seseorang sudah mengonsumsi suplemen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia