- Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengumumkan pencalonannya sebagai anggota DPR RI Dapil V Jawa Tengah di Solo pada Sabtu.
- Ganjar Pranowo menyatakan pencalonan tersebut merupakan hak konstitusional warga negara dan bukan bentuk tantangan bagi partainya.
- Wilayah Dapil V Jawa Tengah mencakup Surakarta, Sukoharjo, Klaten, serta Boyolali dan dikenal sebagai basis kuat PDIP.
Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menilai rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah merupakan hak politik setiap warga negara.
Ganjar menegaskan konstitusi menjamin hak setiap orang untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, termasuk melalui pencalonan sebagai anggota legislatif.
"Ya harusnya masyarakat punya hak, dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh," kata Ganjar saat ditemui di Gedung DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, dikutip dari Antara, Minggu (26/7).
Ganjar juga menepis anggapan bahwa pencalonan Kaesang di Dapil V Jawa Tengah menjadi tantangan bagi PDI Perjuangan. Dapil tersebut selama ini identik dengan basis dukungan PDIP dan merupakan daerah pemilihan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
"Orang nyalon kok nantang? Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh. Saya masih yakin (Jawa Tengah) kandang banteng," katanya.
Dapil V Jawa Tengah meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali. Pada Pemilu 2009, Puan Maharani terpilih sebagai anggota DPR dari dapil tersebut dengan perolehan 242.504 suara.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. Pengumuman itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Solo yang dihadiri pengurus DPW PSI Jawa Tengah, DPD PSI Solo, DPD PSI Cilacap, serta ratusan kader tingkat DPC dan DPRt di Solo, Sabtu (25/7) malam.
Dalam kesempatan itu, Kaesang menyatakan akan mendampingi kader PSI di wilayah tersebut sebagai bakal calon legislatif.
"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah. Insyaallah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo," katanya.
Baca Juga: Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
Berita Terkait
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga