Suara.com - Bagi Anda yang bekerja di kantor sudah tentu memiliki kebiasaan duduk dalam waktu yang lama. Mulai sekarang ubahlah kebiasaan tersebut, karena sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa duduk berjam-jam di dalam ruangan dapat memicu serangan jantung.
Menurut peneliti, Jacquelyn Kulinski, asisten profesor kedokteran kardiovaskular di Medical College of Wisconsin, meski seseorang rutin berolahraga untuk mencegah serangan jantung, tapi upaya ini tidak sepenuhnya bisa mengimbangi pengaruh buruk yang ditimbulkan dari duduk terlalu lama.
Untuk melihat seberapa buruk kebiasaan duduk terlalu lama tersebut, peneliti mengklasifikasi arteri koroner, yang diukur melalui scan jantung. Hasilnya kemudian dapat menunjukkan jumlah kalsium yang menjadi plak dalam arteri jantung.
Untuk mendapatkan temuan ini para peneliti menganalisis aktivitas fisik dan scan jantung dari 2.000 orang dewasa yang tinggal di Dallas. Para peneliti menemukan setiap satu jam duduk dikaitkan dengan peningkatan 14 persen risiko serangan jantung.
Hal ini juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit lain akibat fungsi jantung yang buruk seiring dengan lamanya duduk di ruangan.
"Saya pikir penelitian ini memberikan pesan yang menjanjikan. Agar orang dapat mengurangi jumlah waktu duduk mereka dengan berolahraga atau menghirup udara segar dengan menggerakan seluruh tubuh. Manfaatnya sudah tentu untuk kesehatan jantung Anda di masa depan," kata Kulinski.(Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?