Begadang sering dikaitkan dengan sederet masalah kesehatan seperti peningkatan risiko serangan jantung, stroke, hingga diabetes. Tapi bagi Anda yang mau tak mau harus begadang, ada langkah sederhana untuk menghindari sederet bahaya yang datang bersama begadang.
Ingin tahu bagaimana caranya? Sebuah penelitian terbaru di Perancis menunjukkan bahwa tidur siang selama 30 menit, setelah hanya sempat istirahat malam kurang dari dua jam dapat menurunkan hormon stres norepinefrin yang biasanya meningkat saat orang begadang.
Dalam penelitian ini disebutkan bahwa ketika seseorang hanya mendapatkan tidur selama dua jam di malam hari maka tingkat protein antivirus interleukin-6 menurun. Penurunan inilah yang membuat seseorang yang begadang rentan terinfeksi virus.
"Penelitian ini merekomendasikan orang yang begadang untuk menyediakan waktu agar bisa tidur siang sehingga efek buruk dari begadang bisa diminimalisir," ujar Sairam Parthasarathy, MD, Direktur Center for Sleep Medicine di University of Arizona, AS.
Lebih lanjut, Parthasarathy menyarankan agar Anda menyempatkan untuk tidur siang 30 menit di antara pukul 13.00-15.00. Dengan menerapkan tidur teratur, pasien ditengarai akan lebih mudah mendapatkan tidur yang nyenyak di malam hari. (Menshealth)
Berita Terkait
-
Begadang Demi Tugas Bukanlah Prestasi, Itu Adalah Bentuk Kezaliman
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Mengungkap Misteri Sulit Bangun Pagi dan Suka Begadang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?