Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan lima masalah kesehatan yang kerap dialami para lelaki. Menurut Kevin Polsley dari Loyola University, laki-laki nampaknya harus mulai peduli dengan kesehatan mereka.
1. Penyakit jantung
Satu dari lima masalah kesehatan yang menjangkit laki-laki adalah penyakit jantung. Lelaki memiliki risiko paling tinggi dibanding perempuan mengalami serangan jantung.
Risiko juga semakin besar jika disertai dengan kebiasaan merokok, memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol dan diabetes. Polsley mengungkapkan bahwa pencegahan primer dengan rutin pemeriksaan ke dokter bisa membantu mengurangi risiko.
2. Sleep apnea
Diperkirakan 18 juta orang Amerika mengidap gejala sleep apnea (gangguan tidur)seperti mendengkur, terbangun di malam hari untuk buang air kecil, sakit kepala di pagi hari, dan bangun dengan mulut yang kering.
Jika tidak segera diatasi, sleep apnea bisa menyebabkan penyakit jangka panjang seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, gagal jantung. Polsley merekomendasikan kaum Adam ini untuk memeriksakan gejala sleep apnea yang diidap dan segera mendapatkan pengobatan.
3. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Riwayat keluarga dan obesitas adalah penyebab utama timbulnya hipertensi. Untuk pencegahan sebaiknya Anda mengurangi konsumsi garam berlebihan. Tak cukup hanya mengurangi asupan garam, Anda yang berisiko juga harus mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.
4. Kolesterol
Laki-laki bisa memiliki kolesterol tinggi meski tak ada keluarga yang turut mengidap penyakit ini. Mengubah pola makan dan rutin melakukan aktivitas fisik disinyalir bisa mencegah peningkatan kolesterol pada diri seseorang. Perbanyak konsumsi suplemen minyak ikan juga terbukti dapat menurunkan kolesterol yang tinggi.
5. Kanker usus besar
Kanker usus besar menempati masalah kesehatan kelima yang rentan dialami laki-laki. Deteksi dini sangat penting dilakukan terlebih bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar. Itulah sebabnua kolonoskopi sebaiknya menjadi skrining wajib bagi pria setelah menginjak usia 50 tahun ke atas. (Zeenews)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Buktikan Payudara Asli, Duo Serigala Rela Diremas
Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera
Ditinggal 'Umrah' Darius, Donna Agnesia Kesepian
7 Foto Meme Kocak #SaveHajiLulung
Jessica Iskandar Blak-blakan soal Pernikahannya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?