Suara.com - Dokter di Afrika Selatan berhasil melakukan operasi transplantasi penis pertama di dunia dengan sukses. Transplantasi itu dilakukan pada 11 Desember lalu.
Tiga bulan setelah operasi, pasien dinyatakan berhasil pulih total dan bisa membuang air kecil dengan normal serta melakukan aktivitas seksual.
Transplantasi itu menghabiskan waktu selama 9 jam di Rumah Sakit Tygerberg di Cape Town, Afrika Selatan. Pasien yang namanya dirahasiakan itu menerima donor penis dari donor yang sudah meninggal.
“Kami sudah membuktikan bahwa transplantasi penis bisa dilakukan. Kami bisa memberika seseorang organ yang sama bagusnya dengan yang pernah dimilikinya,” kata Profesor Frank Grawe, Kepala Operasi Pelastik di Universitas Stellenbosch.
“Ini merupakan sebuah kehormatan menjadi bagian dari tim yang sukses melakukan transplantasi penis pertama di dunia,” ujarnya.
Pada 2006, laki-laki asal Cina juga pernah melakukan transplantasi penus. Namun, dua minggu kemudian, penis tersebut diangkat karena menimbulkan masalah psikologis kepada pasien dan juga istrinya. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak