Suara.com - Selama ini banyak orang dan mungkin termasuk Anda percaya bahwa berhenti merokok membuat tubuh menjadi gemuk. Benarkah anggapan ini?
Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa berhenti merokok tidak menyebabkan berat badan bertambah. Kesimpulan ini didapata setelah para peneliti meminta kepada partisipan untuk berhenti merokok selama delapan minggu dibantu terapi dan obat-obatan. Kemudian mereka diminta untuk menghentikan merokok selama 16 minggu tanpa bantuan apapun.
Alhasil, partisipan berhasil mengurangi 8-1 batang rokok per hari dan tidak terjadi kenaikan berat badan pada tubuhnya seperti yang diungkapkan penulis studi utama Theodore Friedman dalam paparannya di Endocrine Society Meeting, 5-8 Maret 2015 di Colorado, San Diego, Amerika Serikat.
Walau tidak menemukan hubungan antara berhenti merokok dan kenaikan berat badan, banyak mantan perokok memang menyatakan keinginannya untuk makan lebih banyak.
Nah, mengatasi hal ini para peneliti menyarankan agar Anda mengatasi keinginan makan dengan mengunyah sesuatu yang tidak mengandung lemak misalnya permen karet. Ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penimbunan lemak dalam tubuh. Selamat mencoba! (Men's Health)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS