Suara.com - Setidaknya 1000 dokter di Amerika Serikat mengatakan bahwa Dr. Mehmet Oz - yang tenar karena acara The Dr Oz Show di televisi - harus mundur dari posisinya sebagai pengajar di Columbia University, Amerika Serikat.
Dalam sebuah jajak pendapat yang digelar SERMO, sebuah jejaring sosial khusus dokter, ditemukan bahwa setidaknya 1000 dokter mengatakan bahwa Dr. Oz, yang gemar muncul di televisi itu, tak boleh lagi mengajar di kampus tersebut.
Berdasarkan data yang terkumpul per 24 April lalu, sekitar 735 persen (57 persen) dokter mengatakan Oz harus mengundurkan dari Columbia. Sebanyak 50 dokter (4 persen) mengatakan izin praktik Oz harus dicabut, dan 289 dokter (22 persen) bahkan mengatakan bahwa tak hanya izinnya yang harus dicabut, tetapi ia juga harus mundur dari Columbia.
Hanya 18 persen saja yang mengatakan tak ada yang harus dilakukan, karena mereka menghormatinya sebagai orang ilmuwan.
Sebelumnya pada awal pekan ini 10 dokter mengirim surat terbuka, meminta Oz, dicopot dari jabatannya sebagai dosen ahli cardiothoracic di Columbia. Mereka mengatakan bahwa Oz mempromosikan produk dan membuat klaim yang tak didukung oleh bukti-bukti medis.
SERMO sendiri memiliki lebih dari 300.000 anggota dari Amerika Serikat. Adapun jajak pendapat itu masih terus dilakukan. (Live Science)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia