Suara.com - Jika mengalami buang air besar (BAB) disertai darah, bisa jadi Anda mengalami wasir atau ambeien.
Dokter Panondang, Sp.B dari Rumah Wasir mengatakan wasir merupakan gangguan pada anus atau bibir anus yang mengalami pembengkakan dan pada beberapa kasus disertai perdarahan.
Seringkali pasien wasir mengalami ketidaknyamanan saat duduk sehingga menganggu aktivitasnya sehari-hari. Padahal wasir bisa dicegah jika seseorang melakukan pola hidup sehat.
"Banyak orang yang telah menggeser pola hidupnya menjadi tak sehat, kurang konsumsi serat hingga kurang olahraga. Akibatnya BAB menjadi sulit dan akhirnya sering mengejan untuk mengeluarkannya. Inilah yang menyebabkan anus mengalami pembengkakan," jelasnya dalam konferensi pers bertajuk 'Pengobatan Wasir saat Hamil' di Bekasi, Selasa (5/5/2015).
Nah, untuk mengenali beberapa gejala penyakit wasir. Yuk, simak ulasan berikut:
1.Ada darah saat BAB
Kondisi ini terjadi ketika anus terlalu mengejan saat buang air besar. Akibatnya pembuluh darah melebar sehingga darah akan keluar.
"Pembuluh vena itu tipis dan mudah pecah jika ada aktivitas mengejan maka bisa saja terjadi pendarahan saat BAB," kata Panondang.
2. Rasa panas di bagian anus
Rasa panas terjadi saat seseorang duduk terlalu lama atau setelah buang air besar (BAB). Menurut Panondang, rasa panas ini terjadi karena penekanan pada pembuluh darah vena sudah semakin besar.
3. Terdapat tonjolan di sekitar anus
Pembesaran pembuluh darah dapat berbentuk tonjolan yang keluar dari anus. Biasanya jika tonjolan sudah menjulur di bagian luar anus maka wasir sudah tergolong tahap lanjut dan sebaiknya dilakukan tindakan operasi.
4. Rasa nyeri usai BAB
Rasa sakit terjadi di anus terutama setelah BAB. Sakit bisa jadi akibat pecahnya pembuluh darah utamanya karena penekanan di feses.
5. Rasa gatal
Rasa gatal ini biasanya dipicu infeksi dari luka pada pembuluh darah yang pecah. Hal ini diperkuat karena anus merupakan tempat bermuaranya feses sehingga kemungkinan infeksinya tinggi.
Untuk kondisi wasir tahap awal biasanya dokter akan melakukan tindakan konservatif yakni memberi obat-obatan pereda nyeri. Sedangkan pada kasus lanjutan, operasi atau pembedahan bisa menjadi jalan satu-satunya agar pasien terhindar dari ketidaknyamanan saat mengidap wasir.
Berita Terkait
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Video Viral Dokter Tirta 'Bocorkan' Obat Wasir Murah, Aslinya Cuma Video Deepfake Penipu
-
Wasir Kambuh Lagi Setelah Operasi? Dokter Ungkap Fakta Penting yang Sering Diabaikan
-
Wasir Bisa Kambuh Lagi Walah Sudah Operasi? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens