Suara.com - Korea Selatan melaporkan tiga kasus baru Penyakit Pernapasan Timur Tengah (MERS), Minggu (21/6/2015), menjadikan jumlah keseluruhan kasus mencapai 168.
Angka itu merupakan kasus wabah terbesar di luar Arab Saudi, sementara Thailand mengatakan pihaknya tidak menemukan kasus baru.
Kementerian Kesehatan Korea Selatan pada Sabtu malam melaporkan adanya korban tewas ke-25 akibat MERS (Middle East Respiratory Syndrome), yaitu seorang pasien yang sakit jantung dan diabetes.
Wabah pertama kali dipastikan muncul pada 20 Mei namun tampaknya berkurang, kata kementerian, Jumat.
Thailand, yang menemukan kasus pertamanya pekan lalu, mengatakan 175 orang melakukan kontak dengan satu pasien, namun sejauh ini tidak ada laporan mengenai penularan.
"Kami pastikan bahwa tidak ada pasien MERS baru," kata Menteri Kesehatan Rajata Rajatanavin ketika ia memimpin para wartawan melihat-lihat bandar udara Suvarnabhumi Bangkok untuk menunjukkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang telah diterapkan, termasuk pemindaian suhu tubuh para penumpang.
Bangkok merupakan satu dari pusat penerbangan utama di kawasan dan sektor pariwisata menyumbang 10 persen terhadap perekonomian Thailand. Menteri pariwisata Thailand Kobkarn Wattanavrangkul mengatakan pariwisata tidak terkena dampak.
MERS pertama kali ditemukan pada manusia di Arab Saudi pada 2012 dan sebagian besar kasus muncul di Timur Tengah.
Para ilmuwan tidak yakin dari mana virus itu berasal, namun beberapa penelitian mengaitkannya dengan unta. (Antara/Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?