Suara.com - Aliran musik cadas atau metal sering dianggap mengganggu oleh sebagian orang. Tapi siapa sangka, menurut sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Queensland Australia, aliran musik ini menciptakan perasaan positif bagi pendengarnya yang sedang dirundung kesedihan.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melibatkan 39 penikmat musik 'keras' berusia 18-35 tahun. Mereka diminta untuk mendengarkan lagu dari berbagai aliran seperti punk rock, metal, hardcore sepanjang hari.
Hasil menunjukkan bahwa energi dari musik yang mereka dengarkan mampu menyesuaikan suasana hati mereka menjadi lebih baik. Responden merasa emosinya lebih positif usai mendengarkan musik beraliran 'keras' ini.
Peneliti juga melakukan sesi wawancara dengan responden untuk menguatkan temuan awal. Responden mulanya diprovokasi untuk memunculkan rasa marah.
Kemudian mereka diberi pilihan untuk mendengarkan musik beraliran 'keras' atau hanya duduk diam. Hasil menunjukkan bahwa emosi dan perasaan marah responden menurun usai mendengarkan lagu beraliran 'keras' ini.
"Responden mengaku bahwa mereka mendengarkan musik metal ini untuk menciptakan ketenangan dan memicu perasaan bahagia," ujar Leah Sharman, peneliti utama studi ini. (Medical Daily)
Berita Terkait
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
7Dunia Hadirkan Kisah Joker Berhati Malaikat yang Viral di YouTube
-
Abella Warnai Musik Anak Indonesia Lewat Single Debut Tick Tock
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Kekuatan Manifestasi Shanty: Dari Jurnal Pribadi hingga Single Terbaru, I Do
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi