Suara.com - Operasi penurunan berat badan diklaim lebih efektif untuk mengobati penyakit diabetes tipe 2 ketimbang menjalani serangkaian program diet dan pola hidup sehat.
Hal ini terungkap melalui sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari University Pittsburgh School of Medicine seperti dilansir laman Foxnews.
Melalui sebuah uji coba secara acak peneliti menemukan keunggulan operasi yang dinamakan bariatrik ini dalam menurunkan tingkat keparahan akibat diabetes tingkat 2.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melibatkan 61 orang dewasa yang memiliki masalah obesitas untuk menjalani satu dari dua prosedur bedah bariatrik dan menjalani gaya hidup sehat selama tiga tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 persen dari mereka yang menerima prosedur bedah bariatrik dianggap tak perlu lagi mengonsumsi obat diabetes.
"Saya pikir temuan ini memperkuat alasan mengapa operasi bedah harus dipertimbangkan untuk mengobati orang dengan diabetes," kata Anita Courcoulas, kepala departemen bariatrik di University Pittsburgh School of Medicine.
Lebih lanjut ia menegaskan untuk menyimpulkan bahwa operasi merupakan jalan terbaik mengatasi diabetes tipe 2 maka diperlukan data dari lebih banyak pasien dari beberapa pusat pengobatan berbeda selama tujuh tahun setelah operasi dilakukan.
Sebelumnya, The American Diabetes Association menyatakan bahwa operasi merupakan salah satu pilihan dalam pedoman perawatan medis untuk pasien diabetes dengan indeks massa tubuh tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak