Suara.com - Telah banyak penelitian yang menunjukkan tentang manfaat sarapan. Selain menyehatkan, makan di pagi hari juga merupakan cara terbaik agar tubuh mempunyai energi yang cukup untuk memulai hari dengan berbagai aktifitas.
Lebih dari itu, sarapan juga ternyata dapat meningkatkan peluang bagi perempuan untuk melahirkan anak laki-laki. Kesimpulan ini didapat dari hasil penelitian di Northwestern University di Illinois.
Para peneliti menemukan bahwa para perempuan yang jarang sarapan biasanya hanya memiliki kesempatan 45 persen untuk memiliki anak laki-laki. Sedangkan mereka yang rajin sarapan, memiliki kesempatan 51 persen lebih tinggi untuk melahirkan seorang bayi laki-laki.
Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa rendahnya tingkat glukosa dalam tubuh perempuan yang jarang sarapan bisa menurunkan kemungkinan mereka memiliki anak laki-laki.
Penelitian serupa pernah pula dilakukan di University of Missouri. Dalam studi tersebut para peneliti menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi makanan sehat di tahap awal kehamilan bisa mempengaruhi pembentukan jenis kelamin dan kesehatan bayi selama dalam kandungan.
"Perempuan yang mengonsumsi sarapan sehat dan lengkap serta diet lemak tinggi, pada saat konsepsi cenderung memiliki calon bayi laki-laki," demikian yang dipaparkan dalam studi itu.
Dr Cheryl Rosenfeld, dari University of Missouri, dan rekannya mengatakan bahwa diet tinggi kalori umumnya mendukung kelahiran bayi laki-laki ketimbang perempuan, sedangkan diet rendah kalori cenderung menghasilkan bayi perempuan ketimbang laki-laki. (Daily Mail/Telegraph)
Tag
Berita Terkait
-
CERPEN: Kabur dari Pasukan Berkuda
-
Pola Hidup Sehat Dimulai dari Sarapan: Mengapa DIANESIA Baik untuk Gula Darah?
-
Naisly HealthyGrain, Menu Sarapan Rendah Gula yang Cocok untuk Program Diet Harianmu
-
Wajib Sarapan? Ah, Bohong! Ini Kata Ilmuwan Soal Jam Makan Terbaik Versi Kamu
-
Promo Sarapan HeBat di McD: Perut Kenyang, Kantong Aman Mulai Rp15 Ribuan!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus