Bisnis / Inspiratif
Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB
Ilustrasi sarapan (Pexels.com/Augustderichelieu)
Baca 10 detik
  • Studi Kemenkes dan Seanuts II menunjukkan mayoritas anak Indonesia belum mendapatkan asupan sarapan yang memadai serta bergizi.
  • Kebiasaan sarapan yang baik sangat penting bagi anak untuk mendukung kesiapan belajar dan mengoptimalkan tumbuh kembang harian.
  • Combiphar melalui Simba Sereal meluncurkan kampanye untuk mengedukasi ibu tentang pentingnya sarapan bernutrisi.

Suara.com - Studi dari Survei Diet Total Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) tahun 2020 mengungkapkan bahwa 47,7 persen anak di Indonesia belum memenuhi kebutuhan energi minimal saat sarapan. Bahkan 66,8 persen masih mengkonsumsi sarapan dengan kualitas gizi rendah.

Studi dari South East Asian Nutrition Surveys II (Seanuts II) juga menjabarkan bahwa hanya 32 persen anak Indonesia usia 2–12 tahun yang mengkonsumsi sarapan dalam jumlah memadai.

Menurut dr. Ahmad Hafidz, Sp.A, kebiasaan sarapan yang baik perlu dibangun sejak dini karena dapat mendukung kesiapan anak dalam menjalani aktivitas harian.

“Bagi anak, sarapan merupakan salah satu kesempatan untuk mendapatkan asupan energi sebelum memulai berbagai aktivitas. Kebiasaan sarapan yang baik dapat membantu anak lebih siap belajar, aktif bergerak, serta mendukung tumbuh kembangnya secara optimal,” ujar Ahmad Hafidz.

Sementara itu Senior General Manager Marketing Health & Wellness Combiphar, Felicia Stefanie mengungkapkan, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi mengenai pilihan sarapan yang tidak hanya mengenyangkan.

Tetapi, lanjutnya, juga membantu anak mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Mulai dari belajar dengan fokus, bermain secara aktif, hingga tumbuh menjadi anak yang ceria dan percaya diri.

Ilustrasi anak Indonesia. [Dok. Combiphar]

“Setiap anak memiliki versi ‘Super’-nya masing-masing. Ada anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, aktif bergerak, kreatif, berani mencoba hal baru, atau memiliki keunikan lainnya," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (13/7/2026).

Untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan sarapan anak di Indonesia, Combiphar Group melalui Simba Sereal menghadirkan kampanye “Sereal Super untuk Anak Super” melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026 di Summarecon Mall Bandung.

Kampanye ini mengajak para ibu Indonesia untuk semakin memahami pentingnya memilih sarapan bernutrisi sebagai langkah awal dalam mendukung anak menjalani hari dengan lebih optimal.

Baca Juga: Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri

"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak para ibu Indonesia untuk memberikan dukungan terbaik sejak pagi hari, salah satunya melalui pilihan sarapan yang lezat, bernutrisi, dan dapat membantu anak menjalani aktivitasnya dengan lebih optimal,” ujar Felicia Stefanie.

Dengan kampanye “Sereal Super untuk Anak Super”, Simba Sereal ingin mengubah persepsi bahwa memilih sereal bukan hanya sekadar memberikan makanan praktis di pagi hari, tetapi juga menjadi bagian dari upaya ibu dalam mendukung kebutuhan energi dan nutrisi anak.

"Dengan sarapan yang tepat, anak dapat memulai hari dengan lebih siap untuk belajar, aktif beraktivitas, dan mengembangkan potensi terbaiknya," jelas dia.

Load More