Suara.com - Semakin bertambahnya usia, semakin banyak risiko kesehatan yang mengintai seseorang. Ini terjadi karena kondisi fisik dan daya tahan tubuh yang cenderung menurun seiring dengan bertambahnya usia.
Tak heran bila kalangan lanjut usia (lansia) rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Nah, salah satu keluhan yang sering dialami lansia adalah aus sendi yang dalam bahasa medisnya disebut osteoarthritis.
Namun sebenarnya keluhan tersebut kata dr. M Rizal Chaidir SpOT K, dapat dicegah atau dihambat dengan mengonsumsi nutrisi berimbang setiap harinya efektif menunda kerusakan sendi atau dikenal dengan aus sendi (osteoarthritis) setelah berusia lanjut.
"Makanan seperti anggur merah, bluberi, wortel, bayam, salmon, telur, susu, kacang merah, kacan hitam, kenari, almond efektif menunda osteoarthritis," katanya dalam Combihealth Forum di Jakarta, Sabtu (29/8/2015).
Rizal mengatakan osteoarthritis (aus sendi) sering kali dialami mereka yang telah memasuki usia lanjut, tetapi sebenarnya dapat ditunda dengan cara menjalankan gaya hidup sehat sejak usia muda.
Berolahraga secara teratur, menjaga berat badan, mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang, serta tidak terlalu membebani kerja sendi secara berlebihan, lanjut dia, dapat menunda osteoarthritis.
Senior General Manager Medical Promotion dan Development Combiphar Yuddi Suyud menambahkan bahwa kerusakan sendi selain dapat dicegah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, juga perlu mengurangi konsumsi garam. "Karena garam dapat mempercepat kerusakan pada sendi," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh