Suara.com - Memberikan susu dalam botol ternyata dapat merusak gigi anak. Kebiasaan buruk yang kebanyakan telah dilakukan sejak balita inilah yang menyebabkan banyak anak usia sekolah dasar (SD) mengalami masalah gigi seperti gigi berlubang.
"Anak-anak kelas 1 SD rata-rata sudah punya tiga lubang pada giginya, karena pola minum susunya salah sejak kecil. Hal ini bisa memicu beragam masalah serius dan menghambat proses belajarnya," kata Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan, drg. Kartini Rustandi, M.Kes pada temu media memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Jakarta, Selasa (22/9/2015).
Ia menyebut bahwa susu meninggalkan plak putih di gigi yang disenangi kuman atau bakteri. Nah, bakteri tersebut akan mengeluarkan asam ketika bertemu dengan sisa makanan.
Asam inilah, lanjut Kartini, yang dapat mengikis email gigi dan menyebabkan kerusakan seperti timbulnya karies gigi.
Untuk mencegah masalah tersebut, ia menganjurkan orangtua terutama para ibu untuk tidak memberi susu botol pada buah hatinya. Kartini justru menyarankan para orangtua untuk membiasakan buah hatinya minum susu dengan sendok atau gelas.
"Balita sebaiknya diajarkan minum susu dengan sendok. Kalau pakai dot nanti dia keenakan, kadang-kadang susu nggak diminum tapi hanya diemut saja dotnya. Lama-lama ini bisa menyebabkan karies," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga