Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dok,
Baru empat hari ini saya melahirkan, tapi bayi saya meninggal karena waktu lahir belum cukup umur, Saya melahirkan di usia kandungan 37 minggu.
Pertanyaan saya: 1. Apakah usia kandungan saya tersebut memang belum seharusnya waktunya bayi keluar? 2. Sewaktu lahir keadaan bayi membiru, dan dadanya waktu bernapas masuk ke dalam (itu kata suami saya yang melihat). Apa sebabnya, Dok? 3. Sekarang payudara terasa keras, padat dan nyeri, bagaimana cara menghilangkan rasa sakit dan membuat payudara kembali seperti semula? Terima kasih, Dok.
Farrah
Jawab:
Halo Farrah,
Saya turut berduka atas apa yang telah terjadi.
Usia kandungan 37 minggu, dalam hal ini masih memungkinkan seorang bayi untuk dilahirkan, akan tetapi terdapat banyak faktor penyebab yang menyebabkan bayi tidak lama bertahan hidup. adanya masalah selama kehamilan, kurang rutinnya calon ibu untuk memeriksakan kandungan, adanya gaya hidup yang tidak baik selama kehamilan, dan sebagainya.
Kondisi yang membiru dapat mengindikasikan bahwa bayi Anda kekurangan oksigen, dapat terjadi dikarenakan belum lengkapnya fungsi organnya atau disebabkan oleh proses melahirkannya.
Payudara yang keras dan nyeri disebabkan oleh karena adanya produksi ASI. Lantaran tidak maksimalnya pengeluaran ASI inilah yang menyebabkan timbul nyeri tersebut. Ada baiknya Anda melakukan pemijatan di sekitar payudara Anda dan Anda dapat mengonsumsi obat analgesik untuk meredakan rasa nyeri.
Terima kasih.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat