Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Salam, Dok. Saya menanyakan bolehkah orang yang kena infeksi lambung (asam lambung) minum minuman prebiotik? Lalu, untuk penyakit tersebut, makanan seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi dan apa saja pantangannya, Dok? Terima kasih.
Thohir
Jawab:
Selamat malam Thohir,
Pertama, perlu diketahui bahwa peningkatan asam lambung tidaklah sama kondisinya dengan infeksi lambung. Pada infeksi lambung, terkikisnya bagian dalam dinding lambung disebabkan oleh investasi mikroorganisme tersebut.
Pada kasus ini, dibutuhkan antibiotika yang tepat agar penderitanya dapat pulih sempurna. Sedangkan pada peningkatan asam lambung, tingkat asam lambung yang terlampau tinggi itu sendiri dan bersifat asam yang mengikis lapisan dalam dinding lambung sehingga penderitanya merasakan nyeri dan rasa panas pada ulu hati.
Peningkatan asam lambung seringkali disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, porsi makan yang terlampau banyak dalam satu kali episode makan, stres psikologis, serta konsumsi makanan yang bersifat memacu peningkatan produksi asam lambung.
Bagi penderita gangguan asam lambung, sangat disarankan untuk menerapkan pola makan small frequent feeding (porsi makan sering dan terbagi), serta menghindari konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam, pedas, serta berpotensi memicu peningkatan produksi asam lambung (misal: kafein, alkohol).
Konsumsi prebiotik diperbolehkan asal diminum sesuai anjuran yang telah ditentukan.
Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.
Dijawab oleh dr. Nina Amelia Gunawan
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?