Suara.com - Anggapan bahwa makan pagi alias sarapan merupakan kebiasaan yang harus dipenuhi semua orang dipatahkah oleh dokter spesialis gizi, Grace Judio-Kahl. Menurutnya tak semua orang perlu sarapan.
"Sarapan itu penting memang benar, tapi nggak berlaku buat semua orang. Bagi mereka yang memiliki aktivitas yang berat di pagi hari seperti tukang cangkul, tukang becak, wajib hukumnya sarapan. Tapi kalau yang aktivitasnya ringan nggak perlu sarapan terlalu berat," ujar Grace pada temu media yang dihelat 'lightHOUSE Indonesia' di Jakarta, Selasa (23/12/2015).
Lebih lanjut Grace menjelaskan, tubuh memiliki sistem alarm sebagai penghantar sinyal lapar. Jika tubuh merasa lapar di pagi hari, maka seseorang harus mengisinya dengan sarapan.
"Kalo nggak laper, melewatkan sarapan nggak masalah, tapi kalau laper harus segera makan. Lihat bahasa tubuh," jelasnya.
Biasanya tubuh akan mengirimkan sinyal lapar di jam-jam tertentu seperti pukul 6 pagi, 12 siang, 6 sore dan 12 malam. Oleh karena itu mereka yang terbangun pada pukul 8 pagi, tak akan merasa lapar.
"Lapar itu kan karena asam lambung diproduksi berlebih. Kalau baru bangun jam 8 pagi dan nggak merasa lapar, nggak sarapan nggak masalah," tambahnya.
Ia pun menyarankan agar orang tak selalu menuruti keinginannya untuk makan meski dalam kondisi tak lapar.
"Kita harus dengerin bahasa tubuh. Kalau lapar ya makan, kalau nggak lapar jangan turuti nafsu untuk makan, jatuhnya nggak sehat nanti," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus