Suara.com - Banyak cara yang coba dilakukan orang bertubuh kurus agar mendapatkan bobot tubuh ideal. Salah satu yang paling unik adalah mengonsumsi susu ibu hamil, meski tidak dalam kondisi berbadan dua.
Hal ini dialami oleh seorang karyawati di Bank Swasta, Nadia (23). Ia yang kala itu berbobot kurang dari 40 kilogram merasa kesulitan untuk mendapatkan berat badan yang diinginkannya. Lantas Nadia mencoba mengonsumsi susu ibu hamil, dan ternyata hasilnya sesuai ekspektasinya.
"Terlalu kurus juga bikin nggak pede. Denger kata orang susu ibu hamil bisa bantu naikkin berat badan, pas aku coba ternyata memang bisa nambah 7 kiloan dalam waktu sebulan konsumsi," ujarnya kepada Suara.com.
Menurut pakar gizi, Grace Judio-Kahl, kenaikan berat badan yang dialami Nadia sebenarnya dipicu oleh tambahan kalori yang didapatkannya dari kebiasaan mengonsumsi susu ibu hamil.
"Misalnya kebutuhan rata-rata kalori perempuan kan 1600-1800, untuk menambah bobot 1 kilo diperlukan ekstra kalori 1000kkal. Kalau hobinya minum susu ibu hamil yang memang kalorinya besar maka berat badan juga cepat naiknya," ujar dr Grace pada temu media yang dihelat 'lightHOUSE Indonesia' di Jakarta, belum lama ini.
Mengenai efek sampingnya, ia mengatakan bahwa mengonsumsi susu ibu hamil tidak akan menyebabkan perubahan negatif pada tubuh. Namun karena fungsi dan tujuannya berbeda, ia pun tak menganjurkan cara gemuk dengan mengonsumsi susu ibu hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh