Suara.com - Gemar mengonsumsi daging mentah menjadi petaka bagi lelaki asal Cina ini. Akibat kebiasaannya ini, dokter menemukan cacing pita sepanjang 6.1 meter hidup dalam usus kecil lelaki berusia 38 tahun ini.
Penemuan ini bermula ketika lelaki yang tak mau disebutkan namanya ini mengeluh sakit perut, muntah, lemas dan tak nafsu makan. Keluhan ini disertai dengan penurunan berat badan yang drastis yakni sebesar 5-10 kilogram.
Menurut dokter Jian Li dari Rumah Sakit Renmin di Shiyan, Cina, di tubuh lelaki tersebut bersemayam parasit berupa cacing yang berasal dari daging sapi dengan spesies Taenia saginata. Bahkan Li menduga bahwa parasit tersebut telah berada dalam usus kecil lelaki itu selama dua tahun.
Li mengatakan kasus infeksi cacing pita yang diidap pasiennya ini merupakan kali pertama terjadi di Cina selama 30 tahun terakhir. Menurut dia, seseorang bisa terinfeksi cacing pita jika memiliki kebiasaan mengonsumsi daging mentah.
"Saat masuk ke tubuh, telur cacing pita dan larva bisa berpindah ke usus kecil, lalu menempel hingga menjadi cacing pita dewasa," ujar Li.
Biasanya, tambah dia, penderita yang terinfeksi cacing pita tak menimbulkan gejala awal. Namun jika cacing yang bersemayam sudah berukuran besar, penderitanya bisa menunjukkan gejala seperti muntah, sakit perut, sakit kepala, dan lemas, yang kerap mirip dengan gejala penyakit lainnya. (Livescience)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia