Suara.com - Seorang ibu memberi makan putrinya cacing pita demi mengikuti kontes kecantikan. Ia berharap, dengan memakan cacing pita, putrinya bisa menurunkan berat badannya dan terlihat lebih kurus.
Alih-alih mengikuti kontes kecantikan, sang anak terus menderita kesakitan di perutnya. Saat dibawa ke rumah sakit, awalnya ia diduga hamil. Tetapi setelah diperiksa ternyata tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan dia hamil.
Akhirnya, penyebab sakitnya baru diketahui oleh perawat rumah sakit saat dirinya buang air besar. Perempuan muda yang tidak disebutkan namanya itu mengalami pembengkakan pada ususnya. Dan ditemukan banyak sekali cacing pita di lubang toilet.
“Sangat mengerikan. Dia mengeluarkan segala ukuran cacing pita. Ada yang sangat panjang, ada yang sedang mencoba merambat keluar dari lubang toilet,” ujar Maricar Cabral-Osorio, seorang perawat dalam wawancaranya dengan salah satu stasiun televisi dalam program bertajuk Untold Stories of the E.R.
Cerita menyedihkan ini menjadi pembicaraan yang meluas setelah program tersebut disiarkan dalam siaran Discovery’s Fit & Health, seperti dilaporkan oleh United Press International.
Dalam acara tersebut diungkapkan alasan si ibu memberi cacing pita untuk dimakan putrinya. Ia memaksa putrinya memakan cacing pita dalam rangka menurunkan berat badan putrinya tersebut.
“Ibu itu akhirnya meminta maaf pada putrinya. Kira-kira ia berkata seperti ini,’Saya minta maaf. Kamu tahu, saya melakukannya untuk membuat kamu lebih kurus. Kamu butuh pertolongan sedikit sebelum mengikuti kontes kecantikan',” ujar perawat itu.
Sang ibu mengaku dirinya membeli telur cacing pita dari Meksiko. Tidak disebutkan apakah kemudian masalah ini dibawa ke pengadilan. (Theindependent)
Berita Terkait
-
20 Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan, Ketahuan Pakai Botox hingga Filler Bibir
-
Siapa Midori Monet? Miss International Queen 2025 yang Kemenangannya Dibayangi Isu Rasisme
-
Balita Tewas Akibat Cacingan, Gubernur Dedi Mulyadi Bekukan Dana Desa Cianaga
-
Deretan Kontroversi Kontes Kecantikan, Dunia yang Ditinggalkan Ivan Gunawan sampai Bakar Bukunya
-
Bakar Buku Kontes Kecantikan, Ivan Gunawan Fokus Bangun Masjid di Uganda Sebagai Warisan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer