Suara.com - Pernahkah Anda melihat orang lain yang gampang tersulut emosi ketika berhadapan dengan hal yang tak disukainya? Jika ya, jangan buru-buru melabeli orang tersebut sebagai penderita hipertensi.
Nyatanya, menurut dr. Tunggul D. Situmorang, SpD-KGH, kecenderungan emosi yang mudah meluap tak bisa menjadi patokan adanya masalah hipertensi.
"Tidak selalu marah-marah dikaitkan dengan gejala hipertensi. Sakit kepala biasa saja bisa buat orang marah-marah, jadi tergantung pribadinya," ujar dokter yang berpraktik di RS Siloam Semanggi ini.
Namun ia tidak menampik bahwa tekanan darah yang meningkat bisa merangsang saraf simpatik lalu memicu peningkatkan produksi hormon stres dalam darah. Akibatnya seseorang gampang marah-marah.
"Bisa saja ketika seseorang sedang marah tekanan darahnya meningkat, tapi belum tentu dia mengalami hipertensi. Tidak semudah itu menegakkan diagnosis hipertensi. Perlu pemeriksaan berkala, misalnya di rumah, dengan kondisi yang rileks dan tidak ada gangguan sehingga hasilnya tepat," imbuhnya.
Hipertensi sendiri merupakan suatu kondisi adanya gangguan pada sistem peredaran darah yang dapat memicu kenaikan tekanan darah di atas normal yaitu melebihi 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi sendiri sering disebut silent killer atau pembunuh tiba-tiba karena sering tak menunjukkan gejala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?