Suara.com - Pernahkah Anda melihat orang lain yang gampang tersulut emosi ketika berhadapan dengan hal yang tak disukainya? Jika ya, jangan buru-buru melabeli orang tersebut sebagai penderita hipertensi.
Nyatanya, menurut dr. Tunggul D. Situmorang, SpD-KGH, kecenderungan emosi yang mudah meluap tak bisa menjadi patokan adanya masalah hipertensi.
"Tidak selalu marah-marah dikaitkan dengan gejala hipertensi. Sakit kepala biasa saja bisa buat orang marah-marah, jadi tergantung pribadinya," ujar dokter yang berpraktik di RS Siloam Semanggi ini.
Namun ia tidak menampik bahwa tekanan darah yang meningkat bisa merangsang saraf simpatik lalu memicu peningkatkan produksi hormon stres dalam darah. Akibatnya seseorang gampang marah-marah.
"Bisa saja ketika seseorang sedang marah tekanan darahnya meningkat, tapi belum tentu dia mengalami hipertensi. Tidak semudah itu menegakkan diagnosis hipertensi. Perlu pemeriksaan berkala, misalnya di rumah, dengan kondisi yang rileks dan tidak ada gangguan sehingga hasilnya tepat," imbuhnya.
Hipertensi sendiri merupakan suatu kondisi adanya gangguan pada sistem peredaran darah yang dapat memicu kenaikan tekanan darah di atas normal yaitu melebihi 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi sendiri sering disebut silent killer atau pembunuh tiba-tiba karena sering tak menunjukkan gejala.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?