Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Dok, sudah 3 minggu pasca operasi kondiloma kok bintil-bintilnya masih ada? Kata dokter, saya tinggal menunggu peluruhannya tapi kok smpai sekarang belum lepas? Dokter mengatakan saya tidak perlu obat lagi, karena tinggal menunggu lepasnya saja. Terima kasih, Dok.
Apura
Jawab:
Selamat malam, Apura,
Infeksi menular seksual sering kali disebabkan Human papillomavirus atau virus HPV. Virus HPV dapat menyerang baik pria maupun wanita dan menular melalui mulut ataupun tenggorokan. Sayangnya, orang kadang tidak tahu dirinya sudah tertular virus HPV.
Penyakit yang bisa ditimbulkan virus HPV termasuk berbahaya. Misalnya, kutil kelamin, kutil pada tenggorokan (papilomatosis resporatorik rekuren), dan kanker serviks. Penyakit yang terakhir, kanker serviks, merupakan penyakit yang mematikan bagi perempuan.
Penanganan kutil kelamin pada dasarnya hanya diberikan secara topikal baik melalui tindakan bedah minor sepreti kauterisasi, sayatan, ataupun dengan mengoleskan krim pada area kutil. Penentuan metoda mana yang terbaik haruslah disesuaikan dengan kondisi kutil kelamin yang Anda alami.
Jika setelah 3 minggu masih saja dijumpai adanya benjolan, maka sebaiknya konsultasikan kembali keluhan Anda kepada dokter untuk pemeriksaan lebh lanjut. Perlu diwaspadai adanya reinfeksi yang menyebabkan pertumbuhan kembali kutil tersebut.
Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.
Dijawab oleh dr. Nina Amelia Gunawan
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem