Banyak perempuan yang mengeluhkan siklus haid tak teratur, di mana haid tak terjadi setiap bulan. Kadang tamu bulanan datang terlalu cepat, tapi ada juga yang sangat lama.
Jika Anda salah satu di antara mereka, maka Anda patut waspada. Menurut dokter spesialis kandungan, dr. Yassin Yanuar, haid tak teratur bisa jadi tanda adanya gangguan kesuburan yang mempengaruhi peluang perempuan memiliki keturunan.
"Setiap bulannya ada sel telur yang matang tapi tidak dibuahi, dan itu keluar melalui haid. Tapi pada perempuan yang haid tidak teratur berarti ada gangguan pada sistem hormonalnya yang mempengaruhi kemampuan reproduksinya," ujar Yassin yang juga anggota tim SMART IVF di Fertility Center, Sahid Sahirman Memorial Hospital pada temu media di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Ia mengatakan, selain faktor hormonal, ada hal lainnya yang juga mempengaruhi siklus haid pada perempuan. Salah satunya adalah faktor gaya hidup, maupun adanya gangguan endometriosis atau kista dalam rahim perempuan.
"Sehingga ketika kaum hawa memiliki gangguan haid sebaiknya tidak disepelekan. Segera konsultasikan ke dokter kandungan agar mendapat intervensi sehingga tidak mempengaruhi kemampuannya untuk memiliki anak," tegas Yassin.
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini