Suara.com - Meungkin sebagian dari Anda pernah mengalami kram saat berolahraga. Kram merupakan salah satu reaksi tubuh terhadap apa yang dialami tubuh. Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga RS Jakarta, dr. Grace Tumbelaka, selain kurangnya pemanasan, kram saat olahraga juga dipicu oleh kekurangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
"Kram atau cidera saat berolahraga terjadi ketika otot terus-terusan berkontraksi secara masif. Normalnya otot kontraksi lalu relaksasi. Dan salah satu pemicunya karena kurangnya pelumas pada otot yang salah satunya bisa didapat dari asupan cairan," ujar Grace pada temu media 'Kenali Manfaat 7 Ion untuk Aktivitas Sehari-Hari' di Jakarta belum lama ini.
Untuk mencegah terjadinya kram, Grace menyarankan agar seseorang tidak melupakan pemanasan sebelum berolahraga dan mencukupi kebutuhan cairan sebelum, saat dan setelah berolahraga.
"Olahraga termasuk aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat. Dan pada saat olahraga pengeluaran cairan akan lebih besar melalui keringat dan uap saat bernapas, dan hal ini harus digantikan dengan konsumsi cairan sebelum, saat, dan setelah berolahraga," imbuhnya.
Pada aktivitas fisik intensitas tinggi yang dilakukan selama satu jam, ia menyarankan agar seseorang menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan mengonsumsi cairan isotonik.
"Cairan isotonik memiliki konsentrasi yang sama dengan cairan tubuh sehingga lebih cepat diserap lambung untuk menggantikan cairan yang hilang agar tidak dehidrasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
-
Habiskan Dana Rp40 Miliar, Stadion Wibawa Mukti Direnovasi
-
Perlindungan Maksimal Saat Olahraga: 5 Rekomendasi Sunscreen Tahan Keringat
-
Lari 100 Meter Naik Level: Dari Olahraga Jadi Hiburan Seru Bagi Anak Muda
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan