Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Apakah memungkinkan menggunakan obat pencahar seperti microlax jika sudah 3-4 hari belum buang air besar (BAB)? Kondisi saya sekarang hamil 22 minggu dan wasir sedang bengkak dan ada perdarahan sedikit di anus. Sekarang ini dalam masa proses minum ardium untuk mengurangi pembengkakan. Apakah bisa menggunakan microlax untuk membantu BAB yang keras?
HL
Jawab:
Selamat sore Saudari HL,
Tatalaksana wasir pada ibu hamil adalah sama dengan tatalaksana wasir pada umumnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah:
1. Perbanyak Minum Air
Konsumsi banyak air (minimal 8 gelas/hari), makan makanan yang mengandung banyak serat (buah, sayuran, sereal, suplemen serat, dan lain-lain) sekitar 20-25 gram sehari
2. Olahraga Teratur
Selain teratur olahraga, untuk ibu hamil dianjurkan memilih latihan fisik yang low impact seperti jalan pagi, berenang.
3. Kurangi Mengedan
Sering mengedan saat BAB akan membuat wasir semakin parah, karena harus dikurangi.
4. Hindari Perangsang BAB
Menghindari penggunaan laksatif (perangsang buang air besar) bila perlu.
5. Hindari Pemakaian Celana Dalam Ketat
Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mencetuskan terjadinya wasir dan dapat mengiritasi wasir yang sudah ada.
6. Hindari Kloset Jongkok
Penggunaan jamban (kloset) jongkok juga sebaiknya dihindari.
Untuk menentukan pengobatan yang diberikan, sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu mengenai derajat wasirnya.
Pada wasir derajat 1 atau 2 masih dapat dipertimbangkan pemberian obat-obatan minum, di antaranya adalah ardium atau venosmil yang dipercaya cukup aman untuk dikonsumsi saat hamil. Sedangkan pada wasir derajat 3, operasi merupakan terapi terbaik yang dapat dilakukan.
Bagaimanapun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda terlebih dahulu. Dengan demikian baru dapat ditentukan terapi yang paling sesuai untuk Anda.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Gabriela Sabatini Gunawan
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
-
Stop Percaya Mitos! Dokter Kulit Bongkar 5 Salah Kaprah Soal Jerawat yang Bikin Makin Parah
-
Video Viral Dokter Tirta 'Bocorkan' Obat Wasir Murah, Aslinya Cuma Video Deepfake Penipu
-
Wasir Kambuh Lagi Setelah Operasi? Dokter Ungkap Fakta Penting yang Sering Diabaikan
-
Wasir Bisa Kambuh Lagi Walah Sudah Operasi? Ini Penjelasannya
-
Cegah Cacat Lahir dengan Uji Genetik, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?