Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Tahun lalu saya pernah mengalami haid yang tak kunjung henti selama sebulan. Tiga kali ke dokter kandungan saya diberikan obat semacam hormon estrogen-progresteron. Haid pun berhenti dan lancar seperti biasa. Namun setelah mengonsumsi hormon tersebut berat badan turun dan dua bulan kemudian saya menderita bronkitis akut. Selama satu tahun berat badan saya yang semula 41-42kg, tapi sekarang menjadi 36 kg. Apa penyebab penurunan berat badan saya, Dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
TW
Jawab:
Selamat siang Saudari TW,
Pil KB yang mengandung estrogen dan progesteron memang memiliki efek samping yang mempengaruhi berat badan. Kandungan estrogen dalam pil KB memiliki efek samping meningkatkan berat badan, bukan menurunkan.
Untuk penurunan berat badan dapat disebabkan karena sebagai berikut:
1. Asupan makanan yang berkurang
2. Gangguan sistem pencernaan dan metabolisme seperti penyakit crohn, hipertiroid
3. Penyakit lain, terutama yang bersifat kronis.
misalnya diabetes, TB, penyakit paru kronis, Kanker dan lain-lain.
Melihat riwayat penyakit Anda, penurunan berat badan dapat disebabkan salah satunya karena ada penyakit lain yaitu bronkhitis. Namun penyakit bronkhitis yang dapat menurunkan berat badan biasanya bila bersifat kronis.
Untuk mengetahui apakah Anda memiliki penyakit lain dan mengetahui lebih pasti penyebab penurunan berat badan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam atau dokter ahli gizi. Agar dapat dilakukan anamnesis lengkap, pemeriksaan fisik langsung, dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Susan Megawati Sibuea
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh