Anda tertawa saat merasa ada yang lucu. Dan, mungkin Anda tahu tertawa dapat membuat hati bahagia. Tapi ternyata manfaat tertawa tak hanya itu. Pasalnya, secara klinis, tertawa terbukti memiliki efek yang kuat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, serta kesejahteraan.
Bahkan beberapa peneliti tertawa merupakan obat terbaik untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari tertawa:
1. Tertawa membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
2. Tertawa mengurangi kadar hormon stres - kortisol, adrenalin dan dopamin. Sebaliknya tertawa meningkatkan produksi hormon serotonin dan endorfin, yang bertanggung jawab menciptakan kebahagiaan.
3. Tertawa adalah obat penawar yang baik untuk meredakan rasa sakit. Berbagai penelitian menyebut, dengan tertawa rasa sakit bisa tervalidasi sehingga tak menonjol.
4. Tertawa membantu dalam pemulihan kanker dengan meningkatkan kadar IFN (interferon-gamma) dalam tubuh. IFN merangsang sel-B, sel-T, sel NK, dan immunoglobulin yang merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh dan garis pertahanan terhadap pertumbuhan abnormal tumor.
5. Tertawa meningkatkan sirkulasi darah di sekitar wajah, merangsang otot-otot wajah, sehingga membantu wajah Anda terlihat lebih awet muda dan sehat. Jadi, banyak-banyaklah tertawa mulai sekarang. (Zeenews)
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!