Suara.com - Kita semua tahu bahwa melakukan aktivitas fisik secara rutin bisa membantu menangkal berbagai penyakit. Namun sayangnya belum banyak penelitian yang membuktikan seberapa banyak aktivitas fisik perlu dilakukan untuk menuai manfaat tersebut.
Untuk mengetahuinya, peneliti di Amerika Serikat dan Australia melakukan analisis terhadap 174 penelitian yang dipublikasikan mulai dari tahun 1980 hingga 2016 yang meneliti efek aktivitas fisik terhadap lima penyakit kronis seperti kanker payudara, kanker usus besar, diabetes, penyakit jantung dan stroke.
Peneliti mendapati, lima penyakit di atas bisa ditangkal jika seseorang melakukan aktivitas fisik dengan tingkat metabolik 3000-4000 (MET) menit selama seminggu.
Untuk mencapai jumlah tersebut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat merekomendasikan berbagai kegiatan, mulai dari berjalan kaki, menemani anjing berlari, bersepeda, mendaki gunung atau menari.
Menurut peneliti, rata-rata orang di dunia hanya bergerak 600 menit dalam seminggu. Sisanya hanya digunakan untuk duduk atau tidak aktif. Oleh karena itu peneliti mengimbau agar 3000 MET per menit bisa dicapai seseorang bisa memasukkan aktivitas fisik dalam tugas sehari-hari, seperti naik tangga selama 10 menit, menyapu rumah selama 15 menit, berkebun selama 20 menit, berjalan kaki selama 20 menit, atau bersepeda selama 25 menit.
"Dengan peningkatan jumlah kematian akibat penyakit kardiovaskular dan diabetes sejak tahun 1990, maka intervensi pencegahan harus dilakukan salah satunya dengan membuat tubuh bergerak setiap hari," imbuhnya. (Foxnews)
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?