Suara.com - Deodoran merupakan produk kesehatan yang banyak digunakan untuk memberantas bau badan yang tak sedap. Namun sayangnya banyak kesalahan yang dilakukan orang saat memakai deodoran. Akibatnya bau badan tak sedap pun belum sirna.
Mark Malek, ahli bedah kosmetik pun menguraikan beberapa kesalahan yang kerap dilakukan seseorang saat memakai deodoran seperti dilansir Menshealth.
1. Anda menggunakan produk yang salah
Deodoran dan antiperspirant merupakan dua produk yang berbeda. Jika Anda memiliki bau badan tak sedap maka pilihlah deodorant. Sedangkan jika Anda memiliki keringat berlebih, antirespirant merupakan pilihan yang tepat. Jadi, ketahui apa masalah Anda sebelum membeli produk tersebut.
2. Anda menggunakan di waktu yang salah
Deodoran dapat digunakan setiap hari, namun malam hari merupakan waktu terbaik untuk menggunakan antiperspirant. Anda pun akan terbebas dari produksi minyak berlebih dengan menggunakan di waktu yang tepat.
3. Anda kurang menggunakannya
Jika Anda memiliki masalah dengan produksi keringat, maka Anda harus menggunakan antiperspirant di seluruh permukaan ketiak secara menyeluruh. Jangan mengoleskannya setengah-setengah jika ingin mendapat hasil yang prima.
4. Anda memiliki masalah kulit lainnya
Apakah Anda memiliki eksim atau kulit yang sensitif? Jika ya, pertimbangkan lagi untuk menggunakan deodoran. Bahan-bahan di dalamnya dapat mengiritasi kulit dan membuat masalah Anda makin melebar.
5. Menggunakan produk yang sama sejak SMA
Kelenjar keringat, seiring dengan bertambahnya usia akan terus berubah. Oleh karena itu Anda tak bisa terus-terusan menggunakan produk deodoran yang sama karena masalah yang mungkin Anda miliki akan berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!