Suara.com - Setiap orangtua tentu ingin buah hatinya tumbuh dengan baik dan bahagia. Tak heran banyak dari mereka yang melakukan berbagai cara mulai dari menstimulasi perkembangan dan pola asuh yang baik.
Namun menurut dokter Pakar Gizi Medik Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, stimulasi dan pola asuh haruslah didukung dengan nutrisi yang tepat. Jika hal ini sudah dipenuhi, anak akan mudah menerima stimulasi dan pola asuh yang diterapkan orang tua. Hasilnya, anak bisa hidup lebih bahagia.
Orangtua, saran Saptawati, bisa memulai dari pemenuhan energi. Misalnya pemberian karbohidrat atau makanan pokok seperti nasi, kentang, pasta ataupun jagung.
"Untuk pertumbuhan otot, lengkapi makanan anak yang mengandung asam amino, yang bisa didapatkan dari protein, yakni lauk pauk," katanya dalam acara 'Lactogrow Happy Date', Sabtu (17/9/2016).
Selain itu, agar anak lebih mudah menerima stimulasi dari luar, Saptawati mengingatkan agar jangan lupa memberikan makanan yang mengandung lemak dan omega 3 seperti ikan laut dalam. Sayur dan buah, kata dia juga tak kalah penting karena mengandung vitamin dan mineral.
"Tapi, semua itu tidak ada artinya jika saluran cerna anak tidak sehat. Jadi pastikan bakteri baik atau probiotik tetap tersedia karena ini dapat meningkatkan fungsi saluran cerna dan perkembangan anak," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi