Suara.com - Masa kanak-kanak merupakan masa krusial bagi anak untuk mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang demi tumbuh kembangnya. Dokter spesialis gizi Yustina Ani Indriastuti, perwakilan dari Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia mengatakan, ada 10 tanda anak bergizi baik yang bisa diperhatikan orangtua.
1. Tinggi dan berat badan sesuai umur
Anak bergizi baik dapat dipastikan telah memenuhi asupan gizi yang cukup sehingga memiliki tinggi dan berat badan seiring dengan pertambahan umur.
2. Postur tubuh tegap
Anak yang memiliki postur tubuh tegap menandakan bahwa tulang dan ototnya bertumbuh dengan baik karena tercukupinya gizi yang lengkap dan seimbang.
3. Kulit sehat
Pertumbuhan kulit, kata dokter yang disapa Ani ini membutuhkan zat gizi. Oleh karena itu anak bergizi baik bisa dipastikan memiliki kulit yang tidak kusam, tidak bersisik, dan lembab. Zat gizi yang berperan menciptakan kulit yang sehat antara lain Vitamin A dan E.
Selain zat gizi anak juga dianjurkan untuk membatasi paparan sinar matahari pada pukul 9 pagi hingga 15 sore. Pasalnya pada jam-jam tersebut paparan sinar matahari mengandung sinar ultraviolet yang berbahaya bagi kulit.
4. Mata jernih
Vitamin A dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata. Kekurangan vitamin A membuat anak berisiko mengalami rabun senja, bahkan bisa buta meski dalam kasus yang jarang. Oleh karena itu anak bergizi baik dipastikan memiliki mata yang jernih
5. Rambut berkilau
Apabila anak kekurangan zinc, protein, vitamin B maka pertumbuhan rambut akan cenderung kusam dan tidak berkilau. Sehingga jika anak Anda memiliki rambut yang berkilau berarti ia sudah memenuhi asupan gizi yang telah diuraikan.
6. Tanggap dan ceria
Anak yang bergizi baik akan terhindar dari kondisi anemia yang ditandai dengan gejala letih, lemah, lunglai, lesu, lelah. Sehingga anak bergizi baik tumbuh sebagai anak yang tanggap dan ceria.
7. Nafsu makan baik
Anak yang bergizi baik cenderung tidak pilih-pilih makanan. Ia memiliki nafsu makan yang baik sesuai dengan kebutuhan.
8. BAB teratur
Jika anak Anda memiliki kebiasaan buang air besar (BAB) teratur yakni sehari sekali atau tiga hari sekali maka bisa dipastikan saluran cerna anak berjalan dengan baik karena tercukupinya kebutuhan gizi lengkap dan seimbang.
9. Tubuh kuat dan kencang
Anak yang melakukan aktivitas fisik secara teratur dan tercukupi asupan gizi dengan baik maka otot dan tulangnya akan kencang.
10. Tidur nyenyak
Anak yang mendapat tidur cukup minimal 8 jam sehari dipastikan mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang. Oleh karena itu tidur nyenyak di malam hari menjadi tanda anak bergizi baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh