Suara.com - Osteoporosis identik dengan kondisi yang menyerang orang lanjut usia. Padahal, kondisi menurunnya kepadatan tulang ini bisa datang lebih awal jika seseorang memiliki kebiasaan yang membebani tulang.
Salah satunya membiarkan tulang menopang beban tas dengan berat di atas 2.5 kilogram. Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, Tetty Hutabarat dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) mengatakan bahwa kebiasaan membawa tas seberat 2,5 kg lebih dapat memicu tubuh membungkuk yang merupakan gejala awal osteoporosis.
"Ketika makin bungkuk maka tulang semakin memipih dan kebiasaan itu memicu osteoporosis atau pengeroposan tulang lebih cepat muncul," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Oleh karena itu, Tetty mengimbau untuk membatasi beban bawaan pada tasnya maksimal 2.5 kilogram. Selain itu menjalani aktivitas fisik seperti berenang secara rutin juga dapat membantu mencegah bungkuk.
"Olahraga renang terutama gaya bebas itu bagus sekali dilakukan, karena gerakan saat berenang dapat memperkuat otot dan tulang," tambahnya.
Selain itu posisi duduk, menurut Tetty, juga harus diperhatikan. Kriteria posisi duduk yang tegak adalah posisi telinga, bahu, dan panggul yang berada dalam satu garis.
"Posisi seperti ini membuat beban tulang belakang semakin minimal sehingga bisa mengurangi risiko saraf kejepit atau osteoporosis," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026