Suara.com - Pijat atau urut biasa dilakukan masyarakat Indonesia untuk melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa pegal. Tapi sebagai pengguna jasa pijat, Anda harus tahu bagian tubuh mana yang sebaiknya tidak dilakukan pemijatan.
Pasalnya, menurut dr Deasy Erika Sp.KFR dari RS Awal Bros Bekasi, pemijatan dengan tekanan kuat yang dilakukan pada tulang belakang yang dipenuhi oleh saraf tepi, bisa memicu kelumpuhan.
"Tulang belakang mulai belakang leher sampai tulang ekor sebaiknya tidak dipijat. Yang boleh mungkin bahu, atau bagian tubuh lain yang tidak ada tulangnya," ujarnya pada temu media di Klinik Nyeri Tulang Belakang, Jakarta.
Pegal itu sendiri, tambah Deasy, dipicu oleh otot yang melakukan satu kegiatan dalam waktu yang lama. Tubuh pada dasarnya terdiri dari kerangka tulang yang memiliki sendi sebagai penghubung, ligamen dan otot.
Bagian otot inilah yang berperan merasakan nyeri. "Pegal terjadi ketika otot berkonstraksi kemudian terjadi siklus kimia yang menghasilkan asam laktat. Asam laktat ini yang berperan membuat otot terasa pegal," imbuhnya.
Agar rasa pegal bisa dikurangi, Deasy menyarankan melakukan peregangan sehingga otot berelaksasi. "Kalau pegalnya di bagian tangan karena capek mengetik, coba diregangkan dengan mengibaskan jari tangan selama beberapa menit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya