Suara.com - Bisul merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Saat muncul bisul, kulit biasanya akan timbul rasa nyeri.
Munculnya bisul seringkali dipicu oleh kebersihan kulit yang tak terjaga dan daya tahan tubuh yang buruk. Namun menurut Dr dr Em Yunir Sp.PD-KEMD dari Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, bisul paling rentan dialami penderita diabetes karena daya tahan tubuhnya yang sangat rendah.
"Kalau orang normal kan daya tahan tubuh bagus sehingga ketika kuman masuk nggak akan memicu infeksi. Tapi kalau diabetesi, bakteri masuk ke kulit dan dapat makanan karena gula dalam darah tinggi sehingga berubah jadi bisul," ujar nya pada temu media di RSCM Kencana Jakarta, Rabu (30/11/2016).
Biasanya, kata Yunir, bisul pada penderita diabetes banyak ditemukan di daerah punggung dan paha. Saat gula darah tinggi, tambah dia, fungsi sel darah putih menurun sehingga diabetesi mudah terkena infeksi.
"Oleh karena itu penting untuk mengendalikan kadar glukosa darah agar daya tahan tubuhnya tidak drop sehingga mudah terkena infeksi," jelas Yunir.
Pengendalian kadar glukosa darah menurutnya bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan secara teratur, menjalani pola hidup sehat seperti diet seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia