Suara.com - Sarapan merupakan jadwal makan yang sering diabaikan banyak orang dengan alasan tak memiliki waktu untuk mengonsumsinya. Padahal sarapan merupakan jadwal makan yang mempengaruhi kesiapan seseorang dalam menjalani aktivitas seharian penuh.
Menurut Dr. dr. Em Yunir Sp.PD-KEMD dari Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, kebiasaan melewatkan sarapan juga dapat memicu diabetes. Ia juga menjelaskan bahwa orang yang tidak sarapan, besar kemungkinan akan meluapkannya saat makan siang.
"Karena merasa sangat lapar, makan siangnya berlebihan. Padahal pankreas hanya mampu menstabilkan kadar gula darah untuk 300-400 kalori, tapi begitu makannya berlebihan 700-800 kalori, maka pankreas dipaksa memproduksi insulin dua kali lipat," ujar Em Yunir pada temu media di RSCM Kencana Jakarta, Rabu (30/11/2016).
Insulin yang dipaksa bekerja lebih keras ini pada jangka waktu tertentu, tambah dia, dapat memicu pankreas berhenti bekerja sehingga menyebabkan masalah diabetes, karena insulin tak lagi bisa diproduksi.
"Jadi pola makan itu harus 3J, tepat jenis, jadwal dan jumlahnya. Kalau jadwalnya tidak teratur itu juga tidak baik, misalnya menggabungkan sarapan dengan makan siang, atau menunda makan siang," tambahnya.
Diabetes sendiri, lanjut Em Yunir, beberapa tahun lalu umumnya ditemukan pada usia senja atau diatas 60 tahun karena proses penuaan organ. Tapi karena perubahan pola hidup, kini banyak pasien diabetes di RSCM yang masih berusia 30-an.
"Ketika masuk usia 40-an, organ vital turun fungsinya sebesar 1 persen. Sehingga diabetes baru muncul saat usia 60-an, dan komplikasi muncul lima tahun setelahnya. Kalau sekarang muncul di usia 30-an, kebayang kan komplikasi muncul pada usia berapa. Dimana seharusnya bisa lebih produktif," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial