Suara.com - Didiagnosis mengidap psoriasis mungkin akan membuat seseorang merasa sedih. Bagaimana tidak, belum ada terapi efektif yang dapat menyembuhkan penyakit autoimun yang menyerang kulit ini.
Salah satu yang menjadi kekhawatiran penderita psoriasis adalah mungkinkah untuk memiliki anak. Apalagi penyakit autoimun ini bisa diturunkan secara genetik.
Menanggapi hal ini dr. Rudy Hidayat, SpPD-KR mengungkapkan, pasien psoriasis tetap bisa memiliki keturunan. Hal ini juga berlaku pada jenis penyakit autoimun lainnya.
"Psoriasis tidak mempengaruhi kesuburan. Jadi nggak perlu ditakutkan," ujarnya pada Simposium Peduli Psoriasis di Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Hal yang sama dikemukakan, dr. Tjoet Nurul Alam Jacoeb, SpGK. Ia mengatakan tidak ada hubungan langsung antara psoriasis dengan masalah kesuburan. Meski demikian salah satu faktor ketidaksuburan bisa saja dipengaruhi oleh kondisi psoriasis yang tak terkontrol sehingga pasien stres dan memicu gangguan kesuburan.
"Justru pada perempuan yang mengidap psoriasis, produksi hormon estrogen saat hamil dapat memberi perlindungan bagi bumil dari berbagai penyakit," tambah dia.
Namun Tjoet Nurul mengingatkan bahwa beberapa jenis psoriasis dapat mengganggu kesehatan janin seperti mengakibatkan bayi lahir dengan berat badan rendah.
"Sebaiknya pasien psoriasis yang sedang merencanakan kehamilan, dilakukan saat psoriasisnya terkontrol atau saat masa remisi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026