Suara.com - Ingatkah Anda tentang kebiasaan mengunyah permen karet saat remaja untuk mengusir rasa bosan? Mengunyah permen karet terasa mengasyikkan, apalagi jika Anda berhasil meniup lingkaran besar berwarna-warni bersama teman-teman.
Tapi tahukah Anda bahwa permen karet tak sekedar dapat mengusir kebosanan saja? Ada beberapa manfaat lain dari mengunyah permen karet, terutama bagi kesehatan, seperti dilansir laman Zeenews.
1. Meningkatkan konsentrasi
Ya, jika Anda merasa pusing atau mengantuk saat bekerja, kunyahlah permen karet. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Nutritional Neuroscience, mengunyah permen karet dapat meningkatkan konsentrasi.
2. Membantu menurunkan berat badan
Menurunkan berat badan menjadi impian semua orang. Banyak yang telah menjalani program diet tertentu untuk mengatasi berat badan berlebih. Tapi ada solusi sederhana yang sebaiknya tak Anda abaikan, yakni mengunyah permen karet. Menurut para ahli, mengunyah permen karet dapat mengurangi nafsu makan sehingga berkontribusi untuk menurunkan berat badan.
3. Membantu menjaga kebersihan mulut
Menjaga kebersihan mulut adalah keharusan bagi semua orang. Mengunyah permen karet tanpa gula dapat menjadi salah satu langkah membersihkan rongga mulut. Kotoran ataupun sisa makanan yang terselip di gigi akan menempel di permen karet dan siap dibuang.
4. Mengusir stres
Baca Juga: Mengapa Mahasiswa Katolik Laporkan Rizieq Shihab ke Polda Metro?
Peneliti menemukan hubungan antara kebiasaan mengunyah permen karet dengan suasana hati yang lebih baik. Jadi jika Anda merasa stres, kunyahlah permen karet dan rasakan perbedaannya.
5. Meningkatkan fungsi otak
Buntu mencari ide kreatif di tengah tuntutan 'deadline'? Cobalah mengunyah permen karet. Penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat meningkatkan fungsi kognitif seseorang sehingga lebih mudah mengasah ide kreatif. Selamat mencoba!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia