Suara.com - Bumil (ibu hamil) disarankan untuk membatasi konsumsi makanan berbahan tepung dan gula hingga proses persalinan. Hal ini dilatarbelakangi temuan Dr Indral Punakarya SKM, MKM, saat melakukan penelitian di Padang, Sumatera Barat.
Dalam sidang promosi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ia menyebutkan, konsumsi makanan berbahan tepung seperti kue, roti, mie instant dan minuman mengandung gula, selama kehamilan dapat mengurangi penyerapan zinc yang mempengaruhi janin dalam tubuh.
"Hasil penelitian saya menemukan bahwa rata-rata kadar zinc pada ibu hamil di Minangkabau adalah 10.1 micromole per liter. Dan ada sekitar 8.1 persen bumil yang mengalami kekurangan zinc," ujar Idral di FKUI Salemba, Jakarta, Rabu (4/1/2017).
Untuk mendapatkan temuan ini, ia melakukan penelitian terhadap 360 bumil di Minangkabau, Sumatera Barat dengan usia kandungan 16-32 minggu.
Dengan menggunakan metode principal component analysis (PCA), Idral juga menemukan 7 jenis pola makan bumil di Minangkabau, antara lain makanan bersumber nabati, ikan, ayam, jeroan, tepung dan gula, daging, santan, kacang-kacangan, panganan laut dan olahan susu.
Menurut Idral, dengan mengurangi asupan makanan mengandung tepung dan gula sebanyak satu kali, terjadi peningkatan kadar zinc sebesar 0.179 micromole per liter. Beberapa jenis makanan lain yang juga dapat meningkatkan zinc, menurut penelitiannya adalah panganan laut dan olahan susu.
Idral menyebut penelitiannya mampu menggambarkan bagaimana pola makan bumil di Indonesia. Untuk itu ia mengimbau agar bumil memperhatikan betul-betul asupannya selama kehamilan.
"Bumil harus melakukan pola gizi seimbang agar asupan mikronutrien dan makronutrien tercukupi. Jangan hanya karbohidrat, lemak atau protein saja tapi zat besi, zinc dan kalsium juga harus terpenuhi," pungkas Idral.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif