Suara.com - Setiap hari, ada saja hal-hal yang membuat kita senang, sedih atau kecewa. Emosi negatif yang kita alami sehari-hari ini ternyata dapat berdampak pada kesehatan jantung.
Mengontrol emosi buruk harus dilakukan, untuk menghindari risiko penyakit jantung. Berikut adalah tiga emosi yang harus Anda hindari untuk mencegah timbulnya penyakit jantung, seperti dilansir laman Zeenews.
1. Marah
Penelitian terkini menunjukkan bahwa kemarahan dapat memicu serangan jantung. Ketika seseorang marah, maka tekanan darah akan meningkat dan memicu terjadinya pembekuan darah penyebab stroke. Belajar mengendalikan amarah dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
2. Depresi
Sejumlah penelitian telah mengungkap hubungan antara penyakit jantung dan berbagai kondisi gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan dan stres. Studi menunjukkan bahwa orang yang didera stres berkepanjangan hingga berujung depresi, lebih tinggi kemungkinannya mengindap penyakit jantung.
3. Kelelahan fisik
Kelelahan yang umumnya dialami pekerja sistem shift dapat membahayakan kesehatan jantungnya. Peneliti menemukan bahwa orang yang berganti shift kerja setiap bulannya mengalami peningkatan risiko penyakit jantung. Jadi jika Anda mengalami tiga emosi ini sehari-hari, waspadai risiko penyakit jantung di kemudian hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?