Suara.com - Kita tentu sudah mengetahui berbagai manfaat buah-buahan segar untuk kesehatan fisik dan mental. Tapi, apakah cara kita memakan buah selama ini sudah tepat?
Ya, beberapa buah mungkin akan kehilangan nilai gizi mereka ketika dikupas. Nah, berikut daftar beberapa buah yang tak perlu dikupas saat dikonsumsi, dilansir dari Times of India.
1. Apel
Buah satu ini terkenal sebagai buah favorit banyak orang. Buah ini diperkaya dengan antioksidan dan fitonutrien. Tidak banyak dari kita yang menyadari bahwa apel sebaiknya dikonsumsi dengan kulitnya. Properti antioksidan dari kulit apel dapat membantu memerangi penyakit Alzheimer dan masalah degeneratif lainnya. Kulit apel juga mengandung sebagian besar serat dan vitamin, yang penting untuk kesehatan kita. Tak hanya itu, kulit apel mengandung senyawa yang disebut triterpenoid, yang menurunkan risiko kanker.
2. Pir
Jika mengupas kulit buah pir saat memakannya, maka Anda akan kehilangan serat dan nutrisi buah manis ini. Kulit pir penuh dengan nutrisi berharga dan memegang setengah serat makanan. Kulitnya juga mengandung antioksidan dan anti-inflamasi fitonutrien, sehingga yang terbaik adalah untuk tidak mengupas kulit ketika makan pir.
3. Plum
Plum harus dimakan tanpa mengupasnya karena kulit buah lezat ini mengandung antioksidan yang disebut asam chlorogenic dan juga merupakan sumber yang baik dari vitamin-C. Plum sangat bagus untuk menghilangkan sembelit dan masalah pencernaan bila dimakan dengan kulitnya.
4. Kiwi
Baca Juga: YouTube Bikin Perubahan Besar, Bendung Iklan Mengganggu
Biasanya kita selalu mengupas kulit buah kiwi saat akan memakannya. Padahal, kulit kiwi membuat buah padat nutrisi ini lebih bergizi. Anda bisa mendapatkan tiga kali lipat asupan serat jika makan kiwi dengan kulit. Tak hanya itu, kulit kiwi juga memiliki lebih banyak kandungan vitamin C.
5. Mangga
Kulit mangga mengandung sifat pembakaram lemak dan mengurangi produksi sel-sel lemak. Selain itu, kulit mangga juga mengandung karotenoid, polifenol, omega-3, omega-6 dan asam lemak tak jenuh ganda yang membantu dalam memerangi kanker, diabetes dan penyakit jantung. Anda bisa memakan kulit mangga bersama dengan buahnya secara mentah atau memasaknya. Cara lain untuk memakannya pebih mudah adalah menjadikan daging dan kulit mangga sebagai acar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi