Suara.com - Buah-buahan selama ini dianggap sebagai makanan pencuci mulut. Itu sebabnya buah dikonsumsi setelah makanan utama.
Namun kini jangan anggap enteng konsumsi buah-buahan. Seperti dilansir New England Journal of Medicine, mengonsumsi buah-buahan setiap hari dapat melindungi Anda dari risiko penyakit jantung dan stroke.
Dalam studi terhadap lebih dari 500.000 orang dewasa di Cina, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi buah setiap hari memiliki risiko 40 persen lebih rendah mengalami kematian karena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak pernah atau jarang mengonsumsi buah.
"Mereka juga berada pada risiko 34 persen lebih rendah mengalami serangan jantung, dan berpeluang 36 persen lebih rendah mengalami stroke iskemik, jenis yang paling umum dari stroke ketika aliran darah ke otak tersumbat," ujar peneliti Huaidong Du, Ph.D., dari University Oxford.
Sayangnya, rata-rata orang hanya mengonsumsi sekitar 170 gram buah sehari. Hal ini masih dibawah standar yang dianjurkan USDA Nutrient Database yakni sebanyak 182 gram buah-buahan.
Manfaat konsumsi buah-buahan sebagai pencegah stroke dan penyakit jantung, menurut peneliti disebabkan karena kandungan kalium, serat, folat, antioksidan, dan fitokimia yang tinggi pada buah-buahan.
"Tentu saja, orang-orang yang makan lebih banyak buah mungkin cenderung memiliki pola makan sehat secara keseluruhan dan berolahraga lebih sering sehingga peluang mengidap stroke dan jantung menjadi rendah," imbuhnya.
Oleh karena manfaatnya yang sangat besar, peneliti menganjurkan agar setidaknya masyarakat mengonsumsi satu porsi buah setiap hari, yang setara dengan satu buah apel atau pir berukuran sedang, sembilan buah stroberi atau secangkir melon yang dipotong dadu. (Menshealth)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?