Suara.com - Oksitosin atau hormon cinta, membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Hormon ini akan diproduksi secara otomatis, ketika seseorang merasakan bahagia atau sedang dimabuk asmara.
Berikut adalah manfaat yang Anda rasakan ketika hormon oksitosin diproduksi, seperti dilansir laman Medical Daily.
1. Meningkatkan emosi positif
Pada September 2016, sebuah studi yang dilakukan Duke University menemukan bahwa semua responden lelaki yang memiliki kadar oksitosin tinggi dalam tubuh mereka mengalami emosi yang lebih positif selama meditasi. Mereka juga melaporkan ketenangan batin yang dialami selama memiliki kadar oksitosin yang tinggi dalam tubuh mereka.
2. Meningkatkan ikatan batin antara orang yang dicintai
Sebuah studi terkini yang dilakukan Emory University menunjukkan, bagaimana gambaran otak seseorang yang saling mencintai. Ternyata, kadar oksitosin keduanya dalam jumlah tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa oksitosin dapat mempererat ikatan batin antara dua orang yang saling mencintai.
3. Mencegah penyakit mental
Penelitian yang dilakukan pada 2015 lalu oleh Emory University menemukan bahwa oksitosin dapat mencegah penyakit mental atau kejiwaan yang diawali dari gejala stres. Bahkan, peneliti menyebut bahwa suntikan hormon oksitosin pada orang dengan gangguan kejiwaan bisa menyembuhkan kondisi mereka.
4. Meningkatkan perasaan empati
Baca Juga: Maaf Usai Sesumbar Potong Tentara, Iwan Bopeng Dicaci Maki
Tahun lalu, sebuah studi mengungkap, penyebab mengapa banyak orang yang kurang empati dengan kondisi di sekitar mereka. Jawabannya adalah kurangnya hormon oksitosin dalam tubuh mereka. Ya, menurut peneliti, hormon cinta atau hormon oksitosin ini memang dapat meningkatkan perasaan empati dan kasih sayang pada sesama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar