Suara.com - Hormon oksitosin yang dikenal pula dengan sebutan hormon cinta ternyata tak hanya bisa merangsang perilaku sosial pada manusia, tetapi juga berperan penting dalam mengatur perilaku seksual perempuan.
Demikian hasil temuan dari studi terkini yang dilakukan para ilmuwan di The Rockefeller University New York City, Amerika Serikat (AS).
Kesimpulan tersebut didapat setelah mereka melakukan penelitian pada tikus betina. Dalam penelitian tersebut secara genetik tikus betina dibuat kurang memiliki respon oksitosin.
Alhasil, tikus betina tersebut tidak lagi mendekati tikus jantan pada musim kawin.
Para peneliti hanya mengurangi sejumlah kecil hormon, yakni kurang dari satu persen hormon yang terletak di korteks prefrontal, daerah yang memicu perilaku pada mamalia.
Penulis studi Nathaniel Heintz, James dan Marilyn Simons di The Rockefeller University, mengatakan tikus betina sebenarnya masih tertarik pada tikus jantan ketika oksitosin berkurang, tetapi mereka tidak menunjukkan minat seksual.
"Ketika tikus betina aktif secara seksual, diperlukan sedikit hormon itu untuk menunjukkan minat pada tikus jantan," imbuh peneliti dari Howard Hughes Medical Institute.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa oksitosin memainkan peran yang kuat dalam ikatan ibu dan anak. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?
-
Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian
-
Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?