Suara.com - Atasan baru saja memaki-maki kinerja Anda untuk kali kedua dalam minggu ini. Kekasih Anda baru saja kepergok jalan berduaan dengan perempuan lain. Teman-teman tak memiliki banyak waktu untuk mendengarkan keluh kesah Anda.
Mengalami hal-hal tersebut mungkin akan membuat Anda sedih tak terbendung. Namun daripada mendendam, cobalah untuk memaafkan.
Meski berat, memaafkan kesalahan orang-orang yang menyakiti Anda bisa membawa manfaat tak terduga bagi kesehatan Anda baik fisik maupun mental.
Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan setelah memaafkan kesalahan orang lain, seperti dilansir laman Foxnews.
1. Mengurangi stres
Dalam suatu uji klinis, orang-orang yang senang memaafkan, cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Sebaliknya, mereka yang menyimpan dendam atas kesalahan orang lain, lebih rentan stres dan depresi. Jadi, memaafkan orang lain merupakan cara terbaik menurunkan risiko stres.
2. Membantu menurunkan berat badan
Beberapa hormon seperti kortisol dan ghrelin yang berperan mengatur nafsu makan dan berat badan tampaknya paling rentan terkena dampak dari pola pikir Anda. Stres atau depresi karena tersangkut masalah dengan orang lain akan membuat Anda lapar.
Pada gilirannya hal ini akan membuat tubuh Anda mengalami lonjakan berat badan. Untuk menghindarinya, cobalah memaafkan kesalahan orang lain.
Selain tingkat stres akan menurun, hal ini juga membantu Anda terhindar dari risiko lonjakan berat badan yang pada gilirannya dapat membuat Anda stres.
3. Membuat umur Anda Lebih Panjang
Memaafkan dapat membuat Anda hidup lebih lama. Hal ini dibuktikan oleh penelitian dimana orang-orang yang pemaaf cenderung memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit yang memicu kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!