Suara.com - Jika Anda adalah penggemar kopi dan sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah kopi benar-benar bisa membantu untuk membakar lemak di tubuh?
Selain kafein, kopi (terutama kopi hitam tanpa susu atau gula) mengandung theobromine, teofilin dan asam chlorogenic, yang semuanya dapat menjadi stimulan untuk mempengaruhi tingkat metabolisme seseorang.
Kafein dan semua stimulan yang hadir dalam kopi memiliki kemampuan untuk bekerja sama meningkatkan metabolisme hingga batas tertentu. Ketika tingkat metabolisme Anda lebih tinggi, kemampuan tubuh untuk memecah sel-sel lemak jauh lebih efektif dan lebih cepat.
Selain itu, kafein, stimulan yang paling kuat dalam kopi, dapat memberikan sinyal langsung ke otak untuk memecah lemak tubuh dan memobilisasi lemak dari jaringan lemak, sehingga mencegah penumpukan lemak di tubuh.
Selain itu, kopi juga dapat mengurangi rasa lapar dan mencegah seseorang dmengonsumsi makanan yang sangat banyak, yang pada gilirannya dapat membantu mereka menghindari kenaikan berat badan.
Jadi, kesimpulannya, kopi memang dapat membantu membakar lemak tubuh hingga batas tertentu, dan membantu menurunkan berat badan. Namun, jika Anda tidak menjaga pola makan yang sehat dan berolahraga rutin, tetap saja hal ini menjadi tidak efektif. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh