Suara.com - Menurut sebuah penemuan terbaru yang dirilis oleh para ilmuwan, seorang perempuan yang tengah hamil masih bisa hamil lagi setelah berhubungan dengan pasangannya.
Padahal perempuan tersebut tengah mengandung. Dan ya, dia bisa mengandung dua bayi sekaligus!
Kondisi ini disebut "superfetation" dan sering terjadi pada kucing! Penasaran? Yuk cari tahu tentang kondisi unik ini!
Fertilisasi sel telur
Seorang perempuan hamil melepaskan sel telur saat beberapa minggu kehamilannya. Dan ternyata, sel telur kedua masih bisa dibuahi dalam beberapa hari, setelah pemupukan pertama. Hasilnya adalah Anda mengalami dua kehamilan!
Hal ini tidak semudah yang Anda bayangkan!
Laporan mengklaim bahwa bayi yang dikandung dengan cara ini akan dilahirkan pada saat yang bersamaan. Bahkan, jika tanggal konsepsi telah dipisahkan beberapa minggu.
Ini membuat kemungkinan bayi yang termuda menjadi sulit bertahan hidup karena harus dilahirkan lebih cepat bersamaan dengan bayi tertua.
Kehamilan dengan cara ini cukup berisiko!
Baca Juga: Tubuh Franda Gemuk, Hamilkah?
Meskipun kondisi ini dikatakan langka, ini bukanlah sesuatu yang diinginkan seorang perempuan. Karena peluang kelangsungan hidup bayi yang lebih muda kecil.
Dia harus dilahirkan prematur dan ini akan menyebabkan stres emosional dan trauma bagi si ibu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?