Suara.com - Seorang perempuan di Jambi melahirkan bayi yang sudah dalam keadaan membatu. Menurut dokter bayi tersebut mengalami mumifikasi setelah bertahun-tahun berada dalam kandungan sang ibu.
Bayi tersebut berhasil dikeluarkan setelah ibunya menjalani operasi selama sekitar 2,5 jam di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, Jambi, pada Senin (6/3/2017).
Ketika berhasil diangkat, bayi sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Menurut perkiraan, usia bayi sudah 37 tahun berada dalam kandungan.
"Pasien ditangani oleh dokter Parianto," kata pelaksana tugas Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, Iwan Hendrawan, dikutip dari Antara, Rabu (8/3/2017).
"Waktu dikeluarkan, bayinya sudah membatu. Karena terlalu lama dalam kandungan, bayi itu mengalami mumifikasi," Iwan menambahkan.
Perempuan yang melahirkan bayi itu usianya sudah 60 tahun dan tidak mengetahui bahwa dia sedang mengandung.
Keberadaan bayi dalam kandungannya diketahui setelah sang ibu memeriksakan diri ke dokter, yang kemudian mendeteksi keberadaan bayi dalam kandungan perempuan asal Kabupaten Tanjungjabung Timur.
Iwan menjelaskan kasus bayi yang mengalami mumifikasi tergolong langka di dunia. Dalam 400 tahun terakhir, menurut dia, hanya ada 300 kasus bayi membatu atau lithopedion di dunia.
Berita Terkait
-
Mandi Makin Nyaman: 5 Rekomendasi Body Wash Aman untuk Bumil
-
Viral Ibu Hamil Meninggal, Kontraksi Disebut Asam Lambung oleh Rumah Sakit di Aceh
-
Mudik saat Hamil? Ini 6 Tips Penting agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman!
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!